Data Flow Diagram

Pengertian Data Flow Diagram (DFD) dan Jenisnya

Membahas seputar pengertian Data Flow Diagram (DFD) memang penting agar berguna untuk perancangan sebuah sistem atau membuat desainnya. Nantinya Data Flow Diagram (DFD) ini akan sangat berguna untuk menjalankan sistem dengan baik. Pengembangan setiap sistemnya secara terstruktur dapat digambarkan melalui DFD ini. Mari dibahas lebih lanjut seputar DFD lebih dalam.

Mengulas Seputar Pengertian Data Flow Diagram dan Fungsinya

Pengertian Data Flow Diagram

Apakah yang dimaksud dengan Data Flow Diagram? Data Flow Diagram merupakan langkah- langkah atau metode yang digunakan langsung untuk membuat rancangan sistem yang mana orientasinya adalah pada alur data yang bergerak ke sebuah sistem lainnya.

DFD ini mampu memberikan tampilan visual yang berkaitan dengan aliran data dan informasi sebuah sistem, di mana akan menggambarkan siapa saja yang terlibat dari awal hingga akhir pada sistem tersebut.

DFD ini sendiri pertama kali digunakan dan diperkenalkan oleh Lary Constantine dan Ed Yourdon. Simbol atau notasinya sendiri mengacu pada teori grafik yang mulanya digunakan sebagai penelitian operasional dalam pemodelan alur kerja sebuah organisasi. Berikut beberapa fungsi dari DFD.

  1. DFD merupakan sebuah alat yang digunakan untuk membuat sebuah model yang memungkinkan profesional sistem dan fungsinya untuk menggambarkan sistem sebagai sebuah jaringan metode fungsional yang dihubungkan antara satu sama lain dalam memanfaatkan alur data, baik secara manual maupun komputer.
  2. DFD merupakan sebuah aplikasi yang berguna dalam pembuatan model yang paling banyak digunakan, khususnya jika fungsi-fungsi sistem merupakan bagian yang kompleks dan jauh lebih penting daripada data-data sebelumnya yang telah dimanipulasi oleh sebuah sistem.
  3. DFD merupakan rancangan program yang arahnya ke alur data melalui metode penguraian yang dapat digunakan sebagai analisa atau rancangan sistem yang mudah diterima oleh para profesional sistem ke pengguna atau pembuat sistem.

Membahas Jenis-Jenis Data Flow Diagram (DFD)

Terdapat sejumlah jenis Data Flow Diagram (DFD) yang memiliki perbedaan masing-masing, namun tetap saling terhubung. Jenis DFD dikelompokkan menjadi tiga berdasarkan levelnya, antara lain sebagai berikut.

1. DFD Level 0 (Context Diagram)

DFD level 0 merupakan sebuah diagram yang terdiri dari sebuah metode yang menjelaskan lingkup sistem secara umum. Context diagram merupakan bagian dari DFD yang berguna untuk menetapkan konteks dan batasan-batasan sistem dalam sebuah pemodelan. Secara singkat, DFD level 0 ini dijadikan sebagai penentu utama dalam sebuah sistem yang dimodelkan dalam DFD. Meski demikian, agar bisa mendirikan sebuah sistem DFD harus menggunakan level lanjutan 1 dan 2.

2. DFD Level 1

DFD level 1 merupakan diagram lanjutan dari DFD atau DFD level 0 yang mana prosesnya akan lebih rinci dan lengkap karena proses utama tadi dipecah menjadi beberapa sub proses sesuai fungsinya masing-masing. Pada DFD level 1 ini akan digambarkan aliran data secara lebih kompleks di setiap prosesnya hingga terbentuklah datastore dan aliran data.

3. DFD Level 2

DFD level 2 merupakan diagram aliran data yang mana menjadi rincian proses dari DFD level 1 yang tugasnya adalah menguraikan proses-proses yang ada dalam lingkup sistem. Setiap bubble proses yang ada pada DFD level 1 dapat diperinci menjadi sebuah DFD lagi. Bahkan, nantinya proses yang ada pada DFD level 2 dapat diperinci lagi ke dalam DFD level 3. Proses DFD nantinya akan berhenti hingga cukup mendetail.

Bagi Anda yang belum mengetahui perbedaan DFD level 0 dan level 1, antara lain sebagai berikut.

  1. DFD level 0 hanya terbatas pada penggambaran sistem secara umum saja.
  2. DFD level 0 hanya terbatas pada penjelasan aliran data dari input hingga ke output saja.
  3. DFD level 1 menggambarkan aliran data yang jauh lebih kompleks di setiap prosesnya hingga kemudian terbentuk menjadi data store dan aliran data.
  4. DFD level 1 menggambarkan sistem secara sebagian atau keseluruhan dengan detail.

Baca Juga: Pengertian Lengkap Peta Minda 

Mengenal Simbol dalam DFD

Di dalam DFD terdapat sejumlah simbol yang perlu diketahui agar tidak salah dalam menggunakannya, antara lain sebagai berikut.

1. Entitas, Entity, atau Terminator

Simbol ini berfungsi sebagai orang, organisasi, atau sejenisnya yang letaknya di luar sistem namun masih berhubungan dengan sistem. Simbol ini harus diberi nama sesuai dengan aslinya, seperti pekerja, dosen, atau mahasiswa tergantung sistem yang hendak dibuat.

2.Proses

Proses adalah kegiatan atau pekerjaan yang memproses data input dari entitas ke output. Umumnya dalam proses ini akan diberi kata kerja, seperti bekerja, mengajar, atau belajar tergantung pada entitas awalnya.

3.Aliran Data

Aliran data berfungsi sebagai penerang aliran data atau informasi dari satu simbol ke simbol lainnya. Biasanya pemberian namanya menggunakan kata benda.

4.Data Store

Data store merupakan simbol yang berkaitan dengan penyimpanan file atau database. Biasanya, simbol database terletak setelah simbol proses untuk menyimpan output pemrosesan. Penamaannya disesuaikan dengan data yang disimpan, seperti gaji atau golongan.

Belajar Cara Membuat DFD

Berikut proses atau cara membuat DFD dengan mudah.

  • Penamaan untuk sebuah external entity nya harus jelas dan sesuai dengan sistem.
  • Jika proses DFD lebih dari satu proses maka harus diberi nomor agar memudahkan pemetaan dan menunjuk kepada proses tertentu. Semua proses ini nantinya akan menuju pada proses lainnya atau penyimpanan data. Setidaknya untuk setiap proses harus memiliki satu input dan output.
  • Salah satu aturan untuk bisa mengembangkan DFD adalah semua alirannya harus dimulai dengan data dan diakhiri dengan langkah pemrosesan.
  • Setiap penyimpanan data setidaknya harus memiliki minimal satu aliran data dan satunya keluar. Data yang disimpan dalam sistem harus melalui proses agar tersimpan nantinya.

Demikian tadi, pengertian Data Flow Diagram (DFD) dan cara pembuatannya yang bisa Anda buat sendiri dengan mengikuti langkah-langkah tersebut.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *