Anggrek Dendrobium

Bagi para penggemar anggrek mungkin sudah tak asing lagi dengan tanaman Anggrek Dendrobium yang secara spesifik mudah di kenali dari bentuk batangnya yang gendut. Dendrobium berasal dari bahasa Yunani Dendron yang berarti pohon, dan Bios berarti hidup. Maka dapat disimpulkan bahwa Dendrobium memiliki arti tanaman yang hidup di pohon.

Jika kebanyakan tanaman anggrek hidup di air, berbeda dengan dendrobium bahwa tanaman anggrek spesies ini merupakan anggrek yang tumbuh kembang di alam aslinya dan terbentuk secara alami tanpa ada kawin silang bahkan campur tangan manusia.

Pada kenyataannya ternyata tanaman dendrobium juga dapat ditemukan pada tebing-tebing berbatu dan padang pasir.

Oleh karena itu, anggrek ini tidak hanya bersifat epifit (hidup di pohon) melainkan juga bersifat terrestrial (hidup di tanah, pasir, humus) dan litofit (hidup di tebing dengan bebatuan berlumut). Jadi dapat dikatakan tanaman anggrek ini merupakan sejenis tanaman liar.

Selain banyak tumbuh di hutan, tanaman dendrobium juga banyak ditanam di rumah-rumah karena keunikan motif yang beragam jika dibandingkan dengan hybrid (hasil silang).

Karakteristik Anggrek Dendrobium

Anggrek Dendrobium

1. Karakter Batang Dendrobium

Batang Dendrobium memiliki berbagai macam ukuran yaitu dari mulai pendek 5-10 cm hingga panjang mencapai 5 meter.

Pemilihan jenis species diperlukan untuk keperluan tanaman hias seperti dendrobium, karena akan mempengaruhi ukuran media tanam dan penempatan. Sehingga penanaman dendrobium bisa di aplikasikan di dalam pot semen atau pot tanah.

2. Karakter Bunga Dendrobium

Tanaman Dendrobium memang dikenal dengan beragam varian bunga yang sangat banyak baik dalam bentuk bahkan warnanya.

Hal itulah mengapa banyak sekali orang yang suka dengan tanaman anggrek satu ini. Bahkan dari berbagai warna pun ada yang memiliki corak dan ada juga yang polos.

Seperti contoh dendrobium yang tersebar di wilayah jawa yaitu Dendrobium Mutabile memiliki warna Kolaborasi ungu muda dan putih. Atau Dendrobium Sekundum dengan karakter bungan berbaris rapat dengan dominasi warna merah keunguan menyala.

Ragam Jenis Anggrek Dendrobium Terbaik

1. Dendrobium Subulatum

Dendrobium spesies ini memiliki ukuran yang kecil serta daun yang banyak. Dengan perpaduan bunga berwarna putih dan kuning pada kelopak bunganya.

2. Dendrobium Macrophylllum Jawa

Dendrobium Macrophyllum Jawa atau yang lebih dikenal dengan anggrek jamrud yaitu anggrek yang memiliki warna hijau pucat.

Daun anggrek ini bisa berjumlah 2 sampai 4 helai yang tumbuh dari pucuk psedobulb (batang). Karakter lain dari anggrek jamrud ini yaitu memiliki serat lurus berwarna hijau kekuningan dan bentuknya yang agak lonjong. Sedangkan untuk bunganya berdiameter hingga 2-5 cm dengan jangka waktu mekar sampai 1 bulan.

3. Dendrobium Faciferum

Dengan karakter warna bunga merah merona, bunga anggrek ini tumbuh menjuntai ke atas dengan bunga yang rimbun. Ukuran bunganya mungil dan terlihat sangat eksotis.

4. Dendrobium Leporinum

Leporinum merupakan tanaman dendrobium yang berasal dari Maluku, yang mampu hidup di dataran rendah, dengan kemekaran bunga bertahan selama 2 bulan. Anggrek ini biasanya hidup dan membutuhkan sinar matahari langsung. Memiliki karakter bunga berwarna putih dan berpadu dengan sedikit warna ungu.

5. Dendrobium Nobile

Ciri dari Dendrobium Nobile yaitu berbatang lunak dengan bunga berwarna putih, pink, dan ungu.

6. Dendrobiu Parnatanum

Dendrobium ini termasuk salah satu jenis tumbuhan langka yang berasal dari Papua. Karakteristik dari anggrek ini memiliki ukuran batang kurus dan kecil tetapi pertumbuhan bunganya rimbun yaitu mencapai 2-3 cm. warna dari bunga anggrek ini yaitu berwarna dasar kuning dengan ujung bunga berwarna coklat.

7. Dendrobium Wulaiense

Anggrek Wulaiense berasal dari Filipina yang biasa hidup dan senang dengan sinar matahari serta biasa menggunakan media tanam arang. Keunikan dari dendrobium satu ini adalah memiliki warna bagian lip dengan guratan-guratan berwarna ungu atau kebiruan. Tanaman ini juga tidak memiliki tanduk yang panjang.

8. Dendrobium Nindii

Selain Parnatanum ternyata Dendrobium Nindii juga berasal dari Papua. Tanaman ini memiliki karakter yang kuat dan sering dijadikan induk jika dilakukan dalam penyilangan, sehingga hasil hybrid keturunannya cenderung memiliki bibir lebar seperti Nindii sebagai induknya. Anggrek ini biasa beradaptasi di dataran rendah dengan sinar matahari langsung.

9. Dendrobium Stratiotes

Dendrobium Stratiotes ini termasuk jenis anggrek yang adaptif dimana biasa hidup di dataran rendah. Hal itu karena anggrek spesies ini salah satu dendrobium yang menyukai intensitas sinar matahari yang cukup tinggi. Karakteristik dari tanaman dendrobium yang satu ini adalah bentuk ukuran pohon dan bunga yang besar. Tanaman ini pada umumnya memiliki tanduk panjang berwarna hijau melintir. Sedangkan untuk sepal dan petal nya berwarna putih kehijauan.  Pada labellum memiliki warna ungu dan corak putih yang melebar dengan ujung membentuk seperti segitiga. Ukuran bunganya mencapai 8-10 cm dengan jangka waktu mekar selama sekitar 2 bulan.

10. Dendrobium Antennatum

Dendrobium Antennatum atau The Green Antelope Orchid merupakan anggrek yang memiliki tanduk hijau melintir. Karakter sepal menyerupai poni rambut melintir. Labellum yang berwarna putih bercorak ungu tua. Tanaman ini agak mirip dengan Dendrobium Stratiotes hanya saja ukuran batang pohon dan bunganya lebih kecil. Tanaman ini biasa hidup dengan intensitas cahaya matahari yang banyak.

Cara Perawatan Anggrek Dendrobium

Tanaman dendrobium merupakan jenis tanaman anggrek yang cukup terbilang mudah cara perawatannya. Apalagi tanaman ini sangat bersifat adaptif terhadap lingkungan baru, atau dikatakan yang paling mudah beradaptasi.

Karena itulah banyak sekali yang menggemari tanaman anggrek jenis ini. Anggrek ini mampu beradaptasi pada lingkungan yang terkena sinar matahari langsung, jadi aman jika di simpan meskipun di tempat terbuka.

Perawatan yang dilakukan pun cukup terbilang murah meriah, dalam pemupukan saja kamu bisa menggunakan air bekas cucian beras.

Sedangkan untuk penyiraman dapat dilakukan seminggu 1-2 kali. Dan untuk pupuk kimia bisa menggunakan pupuk NPK dengan kandungan seimbang.

Uniknya untuk memperbanyak tanaman Anggrek Dendrobium ini sangatlah mudah, kamu hanya cukup memecah rumpun dari gerombolan yang sudah besar dengan menggunakan teknik splitting memakai alat yang tajam dan juga steril. Teknik ini biasanya mengikut sertakan 2-4 batang dalam satu tanaman baru.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *